vrijdag, augustus 26, 2005


Tanah Berlangit Biru

Langit di luar jendelaku berwarna biru cerah, walaupun tidak selalu demikian. Kadang ia berwarna abu-abu ganas dengan petir yang menyambar-nyambar. Tapi itulah negeriku kini. Biru atau abu-abu, aku menerimanya sebagai anugrah yang menyapa saat aku membuka mata di pagi hari.

Negaraku bisa berubah. Tempat tinggalku apalagi. Warna pasporku, jika tidak lagi memungkinkan secara finansial dan birokrasi, mungkin juga akan berubah. Tapi hanya satu negara yang bisa kusebut sebagai tanah airku, tempat aku dilahirkan dan dibesarkan. Tanah yang memberi nafas dan degupan hidup di urat nadiku; Indonesia.

Hanya satu tanah yang aku sebut rumah, dengan asosiasi kata pulang yang selalu merujuk padanya. Setelah 60 tahun merdeka, tanah airku masih bergolak di sana sini, namun ia tetap berdegup di bawah langit biru yang hampir selalu cerah. Aku tahu ia sedang berkembang dan bertumbuh dalam segala sisi. Baik atau buruk, ia tetap tanah airku. Dan cintaku selalu ada padanya, karena aku orang Indonesia, dimanapun aku berada.

Dirgahayu Indonesiaku.


Event 17-an ala BlogFam

another day goes by when W scribbled at 4:14 p.m.

9 Comments:

Blogger lorddhikaketawa said...

Betul2, setuju. kalo kata guruku sih, kaki kanan melangkah ke seantero dunia, kaki kiri harus ada di tanah air. lam kenal, boleh aku link blognya yah.

5:06 p.m.

 
Blogger Blogger Family said...

Peserta, entry lomba di blog ini, panitia posting juga di blog khusus http://lomba-blogfam.blogspot.com untuk keperluan kemudahan member Blogfam dalam memilih ‘pemenang favorit lomba entry 17-an Blogfam’ yang akan dilaksanakan pada 26-29 Agustus 2005 di Galery Kreasi Blogfam. Mengingat jumlah peserta lomba entry mencapai 61 peserta. Pesan ini sebagai pemberitahuan. Terima kasih atas partisipasi dan kesediaannya. Selamat Berlomba

5:31 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

merinding aku bacanya....bulu kudukku naek semua..bukan karena seremmm tapi karena sangat mengena dihati.

yuliana
http://sinarta.com

5:37 a.m.

 
Blogger Lili said...

namun langit biru di Jakarta, kenyataannya udah gak biru lagi..banyak polusi..sesak napas n bau knalpot..he.he..ini kenyataan langit Jakarta loh..

But kalau keluar kota2 besar di Indonesia, Insya Allah masih biru, aamiin.

Nice posting.

10:54 a.m.

 
Blogger keluarga traa said...

bagoes banget wen tulisan cintamu ama indo! bhs blandanya kort en bondig. suka baca tulisannya kadir abdullah gak (penulis iran). dia nulisnay singkat2 tapi ngena banget.essay sbg orang asing yang tinggal di blanda. ada planning nih ganti paspor ? wah wen, aku muallles bikin akte kelahiran lagi. poef, pusing ! pake verblijft vergunnign aja deh jadinya..

8:51 p.m.

 
Anonymous sa said...

hhh.. jadi kangen jekih *loh!* :D

wen, tengkiu udah ikutan lomba 17-an blogfam yakh.

9:20 p.m.

 
Anonymous princess said...

WOW! Entrynya OK banget..

Good luck Wen.. aku jagoin wendy aah..:)

6:06 a.m.

 
Anonymous Anoniem said...

bagus jek, singkat padat, mengena :)

++tongbem

2:28 p.m.

 
Blogger Flona said...

walah...postingannya...sangat menyentuh hati....ngomong2 cerita hanimunnya mana yak? *nagih* hehhehe

3:35 p.m.

 

Een reactie plaatsen

<< Home