woensdag, juni 01, 2005

Mencintai/dicintai?

Di BlogFam lagi ada thread soal ini. Dari pendapat yang masuk, kebanyakan memilih untuk dicintai daripada mencintai. Alasannya ada yang takut kecewa, takut sakit hati kalo cintanya gak terbalas seimbang, dll.

Saya jadi merenung. Pilih mana, ya?

Saya pilih mencintai. Dengan sebulat hidup, segenap jiwa, sepenuh hati, raga, akal dan kekuatan. Menikmati rasanya mencintai seseorang dengan semua yang ada padaku, apapun resikonya. It worths every risk. Kelak saat hidupku berakhir, aku ingin berangkat dengan kepuasan bahwa aku pernah mencintai seseorang dengan sebulat hidupku. Kitu, ceunah ...

Kalo kata Kahlil Gibran sih;

Ketika cinta memanggilmu, ikutlah dengannya
Meskipun jalan yang harus kau tempuh keras dan terjal
Ketika sayap-sayapnya merengkuhmu, serahkan dirimu padanya
Meskipun pedang-pedang yang ada dibalik sayap-sayap itu mungkin akan melukaimu
Dan jika ia bicara padamu, percayalah
Meskipun suaranya akan membuyarkan
mimpi-mimpimu bagaikan angin utara yang memporak porandakan pertamanan

Cinta akan memahkotai dan menyalibmu
Menumbuhkan dan memangkasmu
Mengangkatmu naik, membelai ujung-ujung rantingmu yang gemulai dan membawanya ke matahari
Tapi cinta juga akan mencengkeram, menggoyang akar-akarmu hingga tercerabut dari bumi
Bagai seikat gandum ia satukan dirimu dengan dirinya
Menebahmu hingga kau telanjang
Menggerusmu agar kau terbebas dari kulit luarmu
Menggilasmu untuk memutihkan
Melumatmu hingga kau menjadi liat
Kemudian ia membawamu ke dalam api sucinya,
hingga engkau menjadi roti suci perjamuan kudus bagi Tuhan
Semuanya dilakukan cinta untukmu hingga kau mengetahui rahasia hatimu sendiri, dan dalam pengetahuan itu kau akan menjadi bagian hati kehidupan

Jangan biarkan rasa takut bersarang, agar kau tak hanya menjadikan cinta tempat mencari senang.
Karena akan lebih baik bagimu untuk segera menutupi ketelanjangan dan berlalu dari lantai penebahan cinta,
Menuju dunia tanpa musim dimana engkau akan puas tertawa, gelak yang bukan tawamu, dan engkau akan menangis, air mata yang bukan tangismu.
Cinta tidak mamberi apapun kecuali dirinya sendiri, ia tidak memiliki dan tidak dimiliki
Karena cinta hanya untuk cinta

Ketika engkau mencinta jangan katakan,
"Tuhan ada dalam hatiku"; tapi katakan,
"Aku ada dihati Tuhan".
Dan jangan berpikir engkau dapat memilih jalan sendiri karena cintalah, jika ia berkenan, yang akan mengarahkan jalanmu.
Cinta tidak pernah berhasrat selain pemenuhan dirinya
Namun jika engkau mencinta dan harus memiliki hasrat, biarlah ini yang menjadi hasratmu:
Melebur diri dan menjadi anak sungai yang mengalir melantunkan nyanyian ke peraduan malam

Mengetahui sakitnya rasa kelembutan
Terluka oleh pemahanmu sendiri tentang cinta;
Berdarah dengan ikhlas penuh suka cita
Terbangun di saat fajar dengan hati bersayap dan menghaturkan puji syukur untuk hari-hari yang penuh cinta;
Beristirahat diterik siang dan merenungkan puncak-puncak cinta
Pulang di petang hari dengan syukut sepenuh hati;
Lalu beranjak tidur dengan sepotong doa untuk yang tercinta dan sebait lagu pujian dibibir

another day goes by when W scribbled at 8:26 p.m.

15 Comments:

Anonymous ita said...

Ai urang milih mencintai. Ogut senang berjuang loh.. Sama jawabannya dengan di forum..heee...

9:43 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

ih jekih udah 2x cinta² mulu nih postingannyaaaa..cuit cuiit!

kalo gw yg manee yeee..aduh ga tau saya, kalo saya cinta biasa dicintai balik,kalo berandai² bingung,heheheh..abstain yak yak yak!

*Juju

10:14 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

aku sering kena pengalaman buruk sih, jdnya di forum, pilih dicintai :p

tp sebenarnya yg ideal ya, saling mencintai, gak ada berat/ringan sebelah.

eh kau abis diapain hubki? cinta2an aja ;)

++tonggo

11:30 p.m.

 
Blogger keluarga traa said...

ya mencintai lha wen... abis kalau dicintai tapi gak mencitai lak garing uripe. tapi banyak temen di tanah air abis patah hati langsung kawin yach ama siapa aja yang mencintai dia. ujungnya ya nooit gelukkig! pelarian sih. niwei kalau kita gak mencitai swami kita, mana lah kita mau pergi ke blanda dengan segala resikonya..

6:34 a.m.

 
Blogger sa said...

semua berangkat dr pengalaman masing2 ya klo menjawab yg satu itu. tidak ada kata 'benar' utk mengiyakannya.. :)

wen, barusan dakuh mem-post-kan hadiahmu. mudah2 an sampe dg selamat amat sentosa pun. :D

3:33 p.m.

 
Blogger Flona said...

Dulu sayah pilih mencintai, tapi setelah mengalami berbagai macam peristiwa (sangkutannya ke cowo yeee), kok yang dicintai itu ngeyel yeee? jadinye saya sekarang memilih untuk dicintai, tapi kalo untuk segenap teman2 sekalian siyy saya tetap mencintai koq, termasuk kamu wendyyyy

4:16 p.m.

 
Blogger keluarga traa said...

wen yang aku cintai, tadi siang aku nongkrong di balik kompi membaca journal hidupmu sejak awal ente nulis di blog sampai yang baru2. nganti ora adhus barang.... taunya dikau seumuran daku yach. en een ding is zeker , jij hebt een groot talent meid.. talent als een schrijver! ik meen het echt.

4:24 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

buat wendy yang aku cintaii....ehmmm...topic nya cinta muluu...saya baca posting mu serasa diawang2..inget cinta pertamakuu..dimana saya yang mencinta....bikin saya patah hati...sekarang saya menemukan seseorang dimana kita saling mencintaiii huhuyyyy

yuliana
http://sinarta.com

5:55 a.m.

 
Blogger aiko's mom said...

kalo gue jek.. punya pengalaman buruk dengan mencintai.. setelah ngerasain, jadi mendingan dicintai ajah deh:) toh lama-lama cinta juga dateng dan tumbuh dengan sendirinya...

happy wiken yah jekih & misua...

10:34 a.m.

 
Blogger rieke said...

saya mah tidak dalam posisi memilih di atau me, sok wae lah yang penting happy sayah.. wen, asik nih postingnya.

4:08 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

Yah kalo gw mah memilih dicintai aja dulu..eh jadi juga lama lama ngerasaiin beinih benih cinta itu..jadi deh mencintai :)..trauma dulu terlalu mencintai dia Wend, buntutnya sakit banget :(...anyway happy weekend ya sist :)

XXX Shierly
http://members.home.nl/shierly/blog.html

10:11 p.m.

 
Anonymous eliza said...

lagi mesra sekali sih isi blognya? mencintai, dicintai, pertanyaan manusia, kita haus kasih sayang orang lain begitu juga sebaliknya. belajar bercinta perlu diterapkan di sekolah ya? saya milih dicintai saja deh...salam cinta dari saya :)

11:57 p.m.

 
Anonymous ika said...

berhubung lebih suka mencintai dan dicintai jadinya ya di forum ga jawab soalnya ga ada pilihan utk keduanya .. :P

met wiken njeekkk !

11:14 a.m.

 
Anonymous Anoniem said...

wah njek .. dikau lagi puber ke-2 njek cinta-cintaan muluuu niyyy hehehe ..

puisinya bagus banget itu .. bikin melayang - layang ..

kalo saya sendiri sih meskipun memiliki kapasitas mencintai yang cukup besar tapi tetep menjunjung teguh prinsip 'simbiosis mutualisma' kekeke .. walaupun mungkin bisa tapi saya tidak mau ahhh untuk mencintai kalo ujung-ujungnya sakit sendiri .. setuju sama si 'Mom cosmo' yang penting mah happy wae lahhhhh ....
--yana--

6:32 p.m.

 
Blogger cikubembem said...

waduh... pollingku di forum ni :P

benernya kesimpulanmu itu ga sepenuhnya benar wen... yg bener adalah... (versi jawaban forum)

perempuan lebih memilih untuk dicintai dan laki2 lebih memilih untuk mencintai

na... knp yg jawab di forum itu sebagian besar milih dicintai? Ya karena blogfam itu isinya mayoritas perempuan, yg laki2 dikit banget. Tapi polling ini ak lempar kemana2, dan hasilnya ya seperti kesimpulan yg ak bilang tadi.

di forum blogfam, laki2 yg milih dicintai keknya cuma 1.

sementara perempuan yg lebih milih mencintai.. ada brapa ya.. lupa.. 3 kali ya... termasuk wendy :P

6:46 p.m.

 

Een reactie plaatsen

<< Home