woensdag, april 06, 2005

Hukuman

Waktu kecil, kenakalan saya sering mengakibatkan sabetan sapu lidi mampir di betis. Sepasang sapu lidi dijadikan satu, hasinya kecil-kecil cabe rawit. Pedessss dan bisa bikin nangis.
Hukuman yang saya terima adalah akibat dari perbuatan yang tidak berkenan di hati orangtua. Jadi urutannya adalah; nakal - dihukum. Tapi bagaimana bila nakalnya belum dilaksanakan, baru berpikir dan berencana mau nakal?

Dilema inilah yang sedang dipertanyakan banyak orang, karena hari ini pengadilan di Rotterdam menjatuhkan vonis bebas untuk seorang terdakwa perencana aksi terror di belanda. Masih muda lho, 18 tahun. Tujuh belas tahun waktu dia resmi jadi tersangka.

Padahal rencananya belum sampai terlaksana. Dia ditangkap dengan tuduhan merencanakan aksi terror karena di apartemennya ditemukan berbagai bukti yang menjurus ke arah itu. Jaksa penuntut umum menyatakan akan naik banding, karena si terdakwa sebenarnya dituntut 7 tahun penjara.

Patutkah seseorang dihukum untuk kejahatan yang belum terjadi? Film Minority Report kali ...

-----
Apdet.

Komen temanku si jamur mengakibatkan gw ngakak guling2 dah.

Alkisah ada danau yg ngga boleh dipancingi. Trus ada cewe naik sampan suaminya (suaminya hobi mancing) ke tengah danau, baca buku di sana (cari ketenangan ceritanya--red). Trus datang polisi pengawas danau, mo nangkep si cewe gara-gara mancing di sana. si cewe kaget dunk, nanya balik, "Lho saya kan gak mancing!" Bapak pol jawab, "Tapi mbak bawa alatnya!"
Eh si cewe gak mau kalah, "Kalo gitu saya laporin pak RT, bapak mo memperkosa saya!" Si polisi ganti kaget, "Eh saya kan gak memperkosa!" Jawab si cewe, "Tapi bapak kan bawa alatnya!"
Dah. Ayo ketawa dong ah! :D

another day goes by when W scribbled at 7:21 p.m.

6 Comments:

Blogger durin said...

Alkisah ada danau yg ngga boleh dipancingi. Trus ada cewe naik sampan suaminya (suaminya hobi mancing) ke tengah danau, baca buku di sana (cari ketenangan ceritanya--red). Trus datang polisi pengawas danau, mo nangkep si cewe gara-gara mancing di sana. si cewe kaget dunk, nanya balik, "Lho saya kan gak mancing!" Bapak pol jawab, "Tapi mbak bawa alatnya!"
Eh si cewe gak mau kalah, "Kalo gitu saya laporin pak RT, bapak mo memperkosa saya!" Si polisi ganti kaget, "Eh saya kan gak memperkosa!" Jawab si cewe, "Tapi bapak kan bawa alatnya!"
Dah. Ayo ketawa dong ah! :D

10:13 p.m.

 
Blogger rieke said...

wen.. foto headernya bagus de.. palagi foto anak2 kamu yang lagi main play dead and sit itu.. kalau gw pingin juga di rempoa agag2 salju dikit, panas muluk garing dah gue.. eh koq ortu kamu sama sih sama mamiku? (papiku sih bae ga pernah nyabet)

1:15 a.m.

 
Blogger Retno said...

mo komen ah, gak kuat akhirnya hihihi....

jawabanku patut ah jek. walopun itu cuma di pikiran, tp kan membahayakan :(
kalo aku pikir aneh pengadilan sini, org berpotensi bahaya gitu kok dibiarin berkeliaran. sekarang nyaho sendiri deh.

8:35 a.m.

 
Blogger So-Me said...

apa bawa² sapuu lidiii, kinky kauw bang!

ga tau ya aku,kalo bukti²nya meyakinkan memang dia "akan" berbuat gitu, gimana kalo ditaruh under surveillance?maksudnya msh bisa gaul ama org,tp diawasin gitu...kali ya, wo pu deh

Juju

11:06 a.m.

 
Anonymous Anoniem said...

wakakakak...emang benar lucu..wakkakakak..kebayang dehhh kalo semua cewe nuduhnya gituu...ilmuwan harus cari cara supaya "alat" nya cowo bisa portable wakakakka

yuliana

3:23 p.m.

 
Anonymous Anoniem said...

Wend, ogut balik balik uda ganti begini..bagus ooiittt :-)..itu header juga top banget ;-)..upsss, jangan jangan..gw mah ngga mau menghakimi..jadi gw no comment neh atas kejadian tersangka tersebut :-)..anyway, ogut ganti alamat yak :-)

XXX Shierly
http://members.home.nl/shierly/blog.html

3:58 p.m.

 

Een reactie plaatsen

<< Home