vrijdag, september 17, 2004

Shades of a sunset

Jam itu dia menjumpaiku dengan berbagai penampilan. Segenit anak gadis di kencan pertama. "Cocokkah warna bajuku?" tanyanya cemas. Belum sempat kujawab, dia sudah berganti dengan yang lain. "Bagaimana dengan yang ini?" serunya sambil mematut dirinya di depan cermin. Sudah jelas aku terpesona dengan penampilannya. Aku, bukan dia. Lalu segera dia mengganti penampilannya kembali.

Senja, aku tak mau terburu-buru menikmatimu. Tapi ruang detikmu tak mengijinkannya. Dengan bangga dia mempertunjukkan kemampuan komposisi warna yang dahsyat. Terengah-engah aku mengejar detik-detik nuansamu. Mau kuterperangkap di dalammu, ikut menari dalam geliat kemegahan matahari yang hampir berakhir.



The shades of my sunset, Flumenthal - Basel

another day goes by when W scribbled at 7:32 p.m.