dinsdag, oktober 14, 2003

What you don't know can't hurt you?

Di blognya, Tita nulis gini;
i wonder....
apakah hidup kita bisa jadi lebih simpel, kalau saja kita tau lebih sedikit tentang dunia ini?


Hari ini gue mau ngejawab; "IYAAAAAAAAAAAAA!!!!" Siang-siang gue nilpun Brenda (bukan nama sebenernya) untuk ngasih tau bahwa hari ini gue bakalan dateng jaga warung. Yang ngankat tilpun ternyata Jacky (juga bukan nama sebenernya), boyfriend-nya. Brenda ternyata gak di rumah, dan begitu gue mo udahan si Jacky nanya, "Kamu tau gak apa sebenarnya yang terjadi dengan Brenda?".

Lah, gue gak tau. Yang gue tau beberapa hari lalu si Jacky pagi2 subuh, jam 6 pagi nilpun gue untuk nanyain di mana Brenda, karena dia semalaman gak pulang ke rumah. Yang gue tau, malamnya gue tilpun Brenda dan ternyata Brenda sudah di rumah dan bilang gak ada apa2. Karena kesannya dia gak mau cerita, ya udah. Yang penting gue tau dia dalam keadaan baik2 aja.

Jacky lalu bilang dengan sedih, "Brenda sekarang pacaran dengan Pochi (lagi-lagi bukan nama sebenarnya). Pochi? Pochi kan temen gue juga sama2 tukang jaga warung. Lalu mulailah Jacky bercerita tentang gimana dia sangat terluka karena girlfriend-nya telah 8 bulan saling kasmaran sama Pochi dan 2 bulan terakhir serius pacaran, sementara dia tetap tinggal bersama Jacky. Sekarang sih si Brenda udah pindah ke rumah Pochi.

Wah jadi curhat padahal gue juga belum pernah ketemu si Jacky, tapi kasian denger ceritanya. Tapi gue kasian juga sama Brenda, dia pasti lagi pusing sepusing-pusingnya, karena putus sama Jacky berarti dia harus balik ke negaranya. Jacky pesen, "act as if you don't know anything". Tapi Pochi juga hari ini cerita ke gue. Kata Pochi sebenernya Brenda mo nilpun gue, tapi belum bisa.

Ih gue cerita panjang dan gak mutu nih. Abis pusing banget. Mendingan gue gak tau apa2 dah! Dalam kasus ini, Ignorance is NOT bliss. I care too much ...

another day goes by when W scribbled at 7:06 p.m.